science

Friday, December 23, 2016

BAGIAN-BAGIAN FLASH DISK DAN CARA KERJANYA

       Flash Memory adalah media penyimpanan yang berjenis “non-volatile” yang berarti tidak memerlukan power untuk menjaga keberadaan data. Flash Memori hampir sama dengan EEPROMC (Electrically Erasable Programmable ROM) Kapasitas memorinya pun beragam, mempunyai kemampuan transfer data untuk penulisan mencapai 88 Mbps sedangkan untuk pembacaan mencapai 5 Mbps. Para ilmuan membuatnya menjadi sistem penyimpan data portabel, mirip disket, maka sering disebut Flash Disk.
        Flash Disk adalah media penyimpan dari floppy driveB jenis lain yang umumnya mempunyai kapasitas memori 128 MB s/d 64 GB, dengan menggunakan interface jenis USBC (Universal Serial Bus), sangat praktis dan ringan dengan ukuran berkisar 96 x 32 mm dan pada bagian belakang bentuknya agak menjurus keluar, digunakan untuk tempat penyimpanan baterai jenis AAA dan LCD (Untuk Fitur MP3, Voice Recording dan FM Tuner) dan terdapat port USB yang disediakan penutupnya yang berbentuk sama dengan body utamanya.
           Flashdisk biasanya menggunakan struktur NAND Flash MemoryChip memori flash NAND mempunyai dua tingkat struktur hirarkis. Pada tingkat terendah, bit disusun ke dalam halaman, biasanya masing-masing 2 KB. Pages/halaman adalah unit dari read and write dalamNAND flash. Dalam rangka untuk memulai sebuah operasi I/O, sebuah perintah menetapkan pages ID dikirim ke memori flash controller, yang menetapkan waktu setup tetap terlepas dari jumlah bit harus dibaca atau ditulis. Dengan demikian, bit berikutnya dalam halaman yang dipilih saat ini dapat dibaca atau ditulis jauh lebih efisien daripada bit dari halaman yang berbeda. Tidak seperti seperti dalam sebuah disk, kesalahan untuk memulai sebuah operasi I/O pada halaman adalah konstan, bukan fungsi dari operasi I/O sebelumnya (tidak ada keuntungan untuk halaman membaca secara berurutan). Pages dikelompokkan ke dalam struktur tingkat yang lebih tinggi yang disebut menghapus blok, yang terdiri dari masing-masing ~64 halaman. Sementara halaman adalah unit read dan write, erase block adalah unit penghapusan (erasure). Seperti dijelaskan di atas, menulis ke halaman hanya dapat menghapus bit (membuat mereka nol), tidak mengesetnya. Akhirnya, jumlah siklus menghapus per erase block terbatas, dan biasanya berkisar dari 10.000 hingga 1.000.000. Setelah batas siklus telah terlampaui, maka blok hilang, dan itu mustahil untuk melakukan menulis lebih jauh ke halaman di dalamnya.
Prinsip kerja USB (Universal Serial Bus)
      Bus itu sendiri memiliki koneksi yang biasa disebut koneksi “host/slave“, yang artinya PC yang mengelola semua transfer dan periferal hanya dapat meresponnya. Sebuah pengontrol host USB pada PC–biasanya terintegrasi pada chipset motherboard generasi terbaru–mengatur semua pengiriman dan penerimaan data antara PC dan perangkat eksternal. Sebuah kabel berisi empat buah kawat menghubungkan periferal ke PC melalui port USB yang terdapat pada keduanya. Di dalam kabel tersebut, dua kawat akan menangani transmisi data, sebuah lagi menangani ground dan sebuah lagi memasok daya sebesar lima volt ke periferal.
      Transfer data pada USB dikirim dalam bentuk paket, sementara port paralel dan serial mentransfernya dalam bentuk bit individual. Sebagai contoh, bila Anda ingin menyimpan sebuah file pada sebuah drive Zip USB, pertama-tama PC akan memotong-motong file tersebut menjadi potongan-potongan sebesar 64-byte–setiap potongan menyertakan informasi pengalamatan dan data itu sendiri–dan kemudian mengirimkan potongan tersebut ke port USB.
Gambar
Komponen-komponen internal sebuahflash drive yang umum
1. Sambungan USB
2. Perangkat pengontrol penyimpanan massal USB
3. Titik-titik percobaan
4. Chip flash memory
5. Oscillator kristal
6. LED
7. Write-protect switch
8. Ruang kosong untuk chip flash memory kedua
Cara kerja flashdisk:
1) Konektor berfungsi untuk menghubungkan peripheral yang terdapat dalam flash disk ke port USB untuk kemudian di akses oleh SO.
2) Pengontrol penyimpanan memory berfungsi mengontrol dan menyediakan penghubung ke alat Flash disk yang bertugas menjaga kesetabilan perangkat. Pengontrol berisi suatu RISC mikro prosesor berukuran kecil dan hampir sama pada RAM.
3) Lalu Point test ini berkerja selama perangkat mengecek dan mengirimkan kode ke microprocessor
4) Setelah kita membuat suatu file dan menyimpannya di flash disk maka bagian ini adalah tempat menyimpan datanya, biasanya juga digunakan di dalam kamera digital.
5) Perangkat ini menghasilkan 12 MHZ sinyal dari perangkat utama dan mengendalikan keluaran data perangkat sampai sebuah tahap penguncian..
6) Lampu indikator berfungsi untuk menandai adanya transfer data atau adanya data yang dibaca dan data yang ditulis.
7) Menandai apakah perangkat ada di dalam mode “write protection” atau tidak.
8) Ruang kosong disediakan untuk tambahan satu flash memory, dan dapat digunakan untuk menyimpan data lebih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan.

Manfaat, Dampak, Bahaya, Metanol, Etanol, Spiritus, Glikol, Gliserol, dan Senyawa Kimia -

     Manfaat, Kegunaan Alkohol, Dampak, Bahaya, Metanol, Etanol, Spiritus, Glikol, Gliserol, Senyawa Kimia - Pelajarilah uraian di bawah ini.

a. Metanol

         Dalam industri, metanol diubah menjadi formaldehid atau digunakan untuk mensintesa bahan kimia lain. Metanol digunakan sebagai pelarut dan sebagai bahan bakar. Pada awal tahun 1990-an Arthur Nonomura, seorang ilmuwan yang menjadi petani, menemukan larutan cairan metanol yang disemprotkan pada beberapa tumbuhan dalam kondisi panas dapat menggandakan tingkat pertumbuhannya dan mengurangi kebutuhan air hingga separuhnya. Nonomura menyadari bahwa pada saat-saat panas tumbuhan menjadi layu. Berdasarkan risetnya, ia menyemprotkan beberapa tumbuhan dengan larutan metanol yang sangat encer. Tumbuhan yang disemprot tidak lagi layu dan tumbuh lebih besar pada tingkat yang lebih cepat daripada tumbuhan yang tidak disemprot metanol.

Akan tetapi metanol akan efektif dalam kondisi panas atau terkena sinar matahari dan untuk tumbuhan kapas, gandum, strawberi, melon, dan mawar. Kegunaannya dapat terlihat jelas, hasil tanaman lebih banyak, pertumbuhan lebih cepat, penggunaan air lebih efisien, dan tidak diperlukannya pestisida. Selain bermanfaat, metanol juga berbahaya. Metanol tetap beracun meskipun dalam jumlah kecil. Gejala keracunan metanol adalah kebutaan karena metanol menyerang saraf penglihatan bahkan dapat berakibat kematian.

b. Etanol

          Etanol merupakan pelarut organik yang baik. Etanol mempunyai banyak kegunaan antara lain, sebagai pelarut parfum, cat, pernis, dan antiseptik (pencuci mulut mengandung alkohol 5% – 30%). Etanol dapat diubah menjadi isopropil alkohol untuk tujuan komersial. Bahan ini biasanya dihasilkan dari hidrasi etana.
Etanol dapat ditambahkan ke dalam bensin sebagai pengganti MTBE (methyl tertiary buthyl ether) yang sulit didegradasi sehingga mencemari lingkungan. Bensin yang ditambah etanol menjadikan efisiensi pembakarannya meningkat sehingga mengurangi tingkat pencemaran udara. Campuran bensin-etanol biasa diberi nama gasohol. Gasohol E10 artinya campuran 10% etanol dan 90% bensin. Gasohol dapat digunakan pada semua tipe mobil yang menggunakan bahan bakar bensin. 

c. Spiritus

           Spiritus merupakan salah satu jenis alkohol yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bahan bakar lampu spiritus (pembakar spiritus) dan untuk menyalakan lampu petromaks. Di laboratorium pembakar spiritus digunakan untuk uji nyala dan pemanas. Pembakar spiritus juga digunakan untuk proses sterilisasi di laboratorium mikrobiologi. Spiritus bersifat racun, karena adanya kandungan metanol di dalamnya. Bahan utama spiritus adalah etanol dan bahan tambahan terdiri dari metanol, benzena, dan piridin.

d. Glikol

            Alkohol sederhana hanya mengandung satu gugus hidroksil (–OH). Ini disebut alkohol monohidroksi. Beberapa alkohol penting mengandung lebih dari satu gugus hidroksil tiap molekul. Ini disebut alkohol polihidroksi. Alkohol yang mempunyai dua gugus hidroksil disebut alkohol dihidroksi, dan yang mempunyai tiga gugus hidroksil disebut alkohol trihidroksi.
            Alkohol dihidroksi sering disebut glikol, yang paling penting dari jenis ini adalah etilen glikol. Nama IUPAC dari etilen glikol adalah 1,2-etanadiol. Senyawa ini merupakan bahan utama pada campuran antibeku permanen untuk radiator kendaraan bermotor. Etilen glikol mempunyai titik didih yang tinggi (198 °C) dan tidak menguap. Etilen glikol adalah cairan yang manis, tidak berwarna dan agak lengket. Etilen glikol juga mudah bercampur dengan air. Suatu larutan etilen glikol dalam air tidak membeku sampai suhunya turun hingga -49 °C.
Etilen glikol juga digunakan pada pembuatan fiber poliester (dacron) dan film magnetik (mylar) yang digunakan untuk pita pada kaset dan printer. Etilen glikol agak beracun. Seperti halnya metanol, tingkat keracunannya dikarenakan proses metabolisme dalam tubuh. Enzim hati mengoksidasi etilen glikol menjadi asam oksalat.
oksidasi etilen glikol menjadi asam oksalat
Senyawa ini akan mengkristal dalam hati sebagai kalsium oksalat (CaC2O4) yang dapat merusak ginjal.
c. Gliserol

            Gliserol juga disebut gliserin, merupakan salah satu senyawa alkohol trihidrat. Gliserol berbentuk cairan manis seperti sirup. Oleh karena tidak beracun, gliserol yang merupakan hasil dari hidrolisa lemak dan minyak digunakan secara luas dalam bidang industri, antara lain:
1) Pembuatan lotion tangan dan kosmetik.
2) Bahan tambahan dalam tinta.
3) Pengganti pencahar gliserol.
4) Bahan pemanis dan pelarut pada obat-obatan.
5) Pelumas
6) Bahan dasar dalam produksi plastik, pelapis permukaan, dan fiber sintetik.
7) Bahan baku nitrogliserin.

PROPOSAL PENELITIAN PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI MACAM AIR TERHADAP PERTUMBUHAN KACANG TANAH


PROPOSAL PENELITIAN
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI MACAM AIR TERHADAP PERTUMBUHAN KACANG TANAH


TAHUN AJARAN 2015/2016



BAB I. PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG

Dalam pertumbuhan tanaman, kacang tanah memerlukan media dan dipengaruhioleh beberapa faktor salah satunya adalah air, yang memiliki fungsi penting dalam pertumbuhan serta perkembangan kacang tanah , dimana perlakuan penyiraman air secara berbeda akan dapat menghasilkan biji kecambah dengan pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda, sesuai konsentrasi dan partikel terlarut yang berada dalam suatu air sebagai pelarut murni.

Melihat perlakuan terhadap pemanfaatan airdalam kehidupan sehari-hari, banyak hal yang membuat penggunaan air teh, air beras,dan air biasa menjadi tidak efektif, utamanya akibat pembuangan air-air tersebutsebagai air sisa pakai yang kemudian akan menjadi air got (air limbah / air comberan).Hal ini biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari rumah tangga, selain itu pembuangan air teh, air beras, dan air biasa sebagai air sisa pakai juga terjadi dalam skala besar, salah satunya di restaurant-restauran atau rumah makan.

Terkadang pembuangan air sisa tersebut dalam skala besar menimbulkan permasalahan lingkungan, yaitu eutrofikasi. Masalah eutrofikasi terjadi akibat banyaknya nutrient yang masuk ke badan air, dan menyebabkan banyaknya bakteri yang tumbuh dalam badan air sehingga mengganggu kehidupan biota laut akibat berkurangnya oksigen dan sulitnya penetrasi sinarmatahari kedalam badan air tersebut.

Padahal sejatinya air sisa tersebut memilikikandungan zat yang dapat membantu pertumbuhan tanaman. Sehingga denganmemanfaatkannya akan lebih efektif dan bermanfaat bagi lingkungan,serta memberinilai ekonomis tersendiri.

Dengan melihat latar belakang dan persoalan tentang perbedaan perlakuan penyiraman air tersebut, maka kami merasa tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul : “Pengaruh Pemberian Jenis Air Siraman Berbeda Terhadap Laju PertumbuhanTanaman Kacang Tanah”

B.     TUJUAN

1.      Untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai macam air tehadap pertumbuhan kacang tanah
2.      Untuk mengetahui jenis air yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan kacang tanah

C.     RUMUSAN MASALAH

1.      Bagaimana pengaruh pemberian berbagai macam air tehadap pertumbuhan kacang tanah?
2.      Apakah jenis air yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan kacang tanah?

D.    HIPOTESIS

1.      Ada pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kacang tanah yang di disiram dengan berbagai jenis air yakni air biasa, air beras, dan air teh.
2.      Air beras memiliki pengaruh paling besar karena memecah molekulkarbohidrat menjadi unsur sederhana untuk mempercepat pertumbuhantanaman

E.     VARIABLE PENELITIAN

a.       Variabel terikat : tinggi batang, jumlah daun
b.      Variabel bebas : jenis air yang digunakan
1.      Air PAM
2.      Air Teh
3.      Air Leri
c.       Variabel terkontrol : jenis tanaman, tanah, cahaya, pupuk


BAB II. KAJIAN TEORI

A.    PERTUMBUHAN

Pertumbuhan merupakan masalah perubahan dalam besar, jumlah, ukuran atau dimensi tingkat sel organ maupun individu dan bersifat kualitatif. Sifat kualitatif dari  pertumbuhan dapat ditandai dengan dapat diukurnya berat, panjang, umur, dan keseimbangan metabolisme.

Untuk mengukur pertumbuhan tanaman, dapat digunkan auksanometer Pertumbuhan tanaman dapat dibedakan menjadi dua, yaitu pertumbuhan  primer dan pertumbuhan sekunder.

Pertumbuhan primer merupan pertumbuhan di mana tanaman akan memanjang di ujung akar maupun di ujung batangnya. Terdapat tiga macam pertumbuhan primer berdasarkan letaknya:

1.      daerah pembelahan sel, terdapat pada bagian ujung akar dan aktif membelah karena bersifat meristematik
2.      daerah perpanjangan sel, terdapat di belakang daerah pembelahan dan sel- selnya berkemampuan untuk membesar dan memanjang
3.      daerah diferensiasi sel, terdapat sel - sel yang mampu berdiferensiasi untuk mencapai fungsi dan struktur khusus

Selain pertumbuhan primer, juga terdaoa pertumbuhan sekunder yang merupakan pertumbuhan akitivitas sel meristem sekunder seperti kambium. Adanya aktivitas kambium ini mengakibatkan menambahnya diameter batang.

Terdapat dua macam kambium, yaitu kambium vaskuler dan kambium gabus. Kambium vaskuler terletak di antara xylem dan floem sehingga sel kambium akan membelah ke arah dalam membentuk xylem sekunder dan ke arah luar membentuk floem sekunder. Sedangkan kambium gabus merupakan sel meristem yang terletak di bawah epidermis.


B.     KACANG TANAH

Kacang tanah dengan nama ilmiah Arachis hypogaea merupakan tanaman polong-polongan yang termasuk anggota family Fabaceae. Kacang tanah ini mengandung zat-zat yang penting bagi kesehatan tubuh. Oleh karena itu, kacang tanah juga merupakan kacang-kacangan terpenting setelah kedelai. Kacang tanah kaya akan lemak; protein yang tinggi bahkan jauh lebih tinggi dari protein pada daging, telur dan kacang soya; zat besi; vitamin E; vitamin B kompleks; vitamin A dan K; fosforus; lesitin, kolin dan kalsium.

Kacang tanah juga mengandung bahan yang dapat membina ketahanan tubuh untuk mencegah beberapa macam penyakit. Mengkonsumsi satu ons kacang tanah lima kali seminggu dapat mencegah penyakit jantung. Kacang tanah bekerja meningkatkan kemampuan pompa jantung dan menurunkan resoki penyakit jantung koroner.Memakan segenggam kacang tanah setiap hari terutama pesakit kencing manis dapat membantu kekurangan zat. Selain itu banyak lagi manfaat kacang tanah bagi kesehatan tubuh seperti membantu meningkatkan kesuburan, membantu mengatur gula darah, membantu mencegah batu empedu, membantu tingkat kolesterol rendah, dan lain-lain.
                                 
Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan tepatnya adalah Brazillia, namun saat ini telah menyebar ke seluruh dunia yang beriklim tropis atau subtropis Masuknya kacang tanah ke Indonesia pada abad ke-17 diperkirakan karena dibawa oleh pedagang-pedagang Spanyol,Cina,atau Portugis sewaktu melakukan pelayarannya dari Meksiko ke Maluku setelah tahun 1597 Pada tahun 1863 Holle memasukkan Kacang Tanah dari Inggris dan pada tahun 1864 Scheffer memasukkan pula Kacang Tanah dari Mesir Republik Rakyat Cina dan India kini merupakan penghasil kacang tanah terbesar dunia.

C.     AIR

Air merupakan salah satu faktor yang dapat mempercepat perkecambahan dan menghentikan masa dormansi biji. Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan sekitar biji, baik tanah, udara, maupun media lainnya. Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut tahap imbibisi.
                      
Biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya, baik dari tanah maupun udara (dalam bentuk embun atau uap air. Efek yang terjadi adalah membesarnya ukuran biji karena sel-sel embrio membesar) dan biji melunak, proses ini murni fisik. Kehadiran air di dalam sel mengaktifkan sejumlah hormon perkecambahan awal.

Fitohormon asam absisat menurun kadarnya, sementara giberelin meningkat. Selain itu masuknya air pada biji juga menyebabkan enzim aktif  bekerja. Bekerjanya enzim merupakan proses kimia. Enzim amilase bekerja memecah tepung menjadi maltosa, selanjutnya maltosa dihidrolisis oleh maltase menjadi glukosa. Protein juga dipecah menjadi asam- asam amino.

Senyawa glukosa masuk ke dalam proses metabolisme dan dipecah menjadi energi dan senyawa karbohidrat yang menyusun struktur tubuh Asam asam amino dirangkaikan menjadi protein yang berfungsi menyusun struktur sel dan enzim – enzim baru. Asam – asam  lemak terutama dipakai untuk menyusun membran sel.

Perubahan  pengendalian ini merangsang pembelahan sel di bagian yang aktif melakukan mitosis, seperti di bagian ujung radikula. Akibatnya ukuran radikula makin besar dan kulit atau cangkang biji terdesak dari dalam, yang pada akhirnya pecah. Pada tahap ini diperlukan prasyarat bahwa cangkang biji cukup lunak bagi embrio untuk dipecah.

Fungsi air untuk pertumbuhan:
1.      Memberikan tekanan turgor pada dinding sel sehingga sel dapat membelah dan membesar.  
2.      Merangsang terjadinya proses imbibisi, yaitu proses penyerapan air oleh biji.  
3.      Sebagai bahan baku fotosintesis sehingga tanaman memproduksi glukosa.
4.      Mengedarkan hasil-hasil fotosintesis keseluruh bagian tumbuhan.

Bila tanaman kekurangan air, maka tanaman akan kering dan kekurangan nutrisi karena tidak ada yang mengangkut nutrisi itu. Tetapi jika kelebihan air juga tidak  baik untuk tanaman karena pertumbuhan tanaman akan terhambat dan kemungkinan akan mati.
           
Macam-macam air:
1.      Air Beras

Kandungan nutrisi beras yang tertinggi terdapat pada bagian kulit ari. Sayangnya sebagian besar nutrisi pada kulit ari telah hilang selama proses penggilingan dan penyosohan  beras. Sekitar 80% vitamin B1, 70% vitamin B3 , 90% vitamin B6, 50% mangan (Mn), 50% fosfor (P), 60% zat besi (Fe), 100% serat, dan asam lemak esensial hilang dalam proses  membuat beras lebih “indah” untuk dimakan.

2.      Air Teh
Kandungan nutrisi yang dimiliki air teh basi membuat air teh basi ini mampu memperbaiki kesuburan tanah, merangsang pertumbuhan akar, batang dan daun, limbah rumah tangga ini dapat digunakan langsung tanpa harus diolah lagi.

3.      Air PAM

Air pada suhu dan tekanan standar. Air ini hambar dan tidak berbau. Warna intrinsik dari air dan es adalah warna biru yang sangat sedikit, walaupun kedua muncul berwarna dalam jumlah kecil. Uap air pada dasarnya tidak terlihat sebagai gas
BAB III. METODE PENELITIAN


A.    JENIS PENELITIAN

Janis penelitian adalah eksperimen atau percobaan

B.     JADWAL PENELITIAN

No.
KEGIATAN
Agustus
September
1
2
3
4
1
2
3
4
1
Merencanakan Proposal








2
Melaksanakan Percobaan








3
Pengamatan








4
Pembuatan Laporan








5
Pengumpulan Laporan









C.     TEKNIK PENGAMBILAN DATA

Dilakukan secara langsung  pada tanaman. Dilakukan 2 kali percobaan.
1.      Tinggi Batang
Tanggal
Tinggi Batang Rata-Rata  (cm)
Air PAM
Air Teh
Air Leri

















2.      Jumlah Daun
Tanggal
Jumlah Daun Rata-Rata
Air PAM
Air Teh
Air Leri

















D.    RANCANGAN PERCOBAAN

1.  Alat dan Bahan


-          Polybag
-          Tanah
-          Pupuk kandang
-          Air PAM
-          Air Teh
-          Air Leri
-          Ember
-          Sekop
-          Gelas ukur
-          Alat tulis dan penggaris





2.  Cara Kerja

-          Biji kacang direndam selama 1 malam
-          Maencampurkan tanah dengan pupuk di ember
-          Tanah yang sudah tercampur pupuk dimasukkan kedalam polybag
-          Polybag yang digunakan berjumlah 6
Dua untuk perlakuan menggunakan air PAM
Dua untuk perlakuan menggunakan air teh
Dua untuk perlakuan menggunakan air leri
-          Polybag berisi tanah disiram dengan air (sesuai langkah kerja no.4) agar tanah basah dan lembab
-          Tanam biji kacang pada polybag.
Masing-masing polybag di tanami 3 biji
-          Penyiraman rutin dilakukan setiap 4 hari sekali sekaligus pengamatan tinggi batang tanaman kacang dan jumlah daunnya




BAB IV.  HASIL DAN PEMBAHASAN

A.    Hasil Percobaan

1.      Pengamatan Tinggi Batang
Tanggal
Tinggi Batang Rata-Rata (cm)
Air PAM
Air Teh
Air Leri
14 Agustus 2014
-
-
-
18 Agustus 2014
-
-
-
22 Agustus 2014
4
2
5
26 Agustus 2014
9
8
12
1 September 2014
12
11
15
5 September 2014
20
22
24

2.      Jumlah Daun
Tanggal
Jumlah Daun Rata-Rata
Air PAM
Air Teh
Air Leri
14 Agustus 2014
-
-
-
18 Agustus 2014
-
-
-
22 Agustus 2014
5
2
8
26 Agustus 2014
12
8
20
1 September 2014
21
15
29
5 September 2014
23
21
34


B.     Pembahasan
         
          Berdasarkan nilai rata- rata hasil pengamatan, kacang tanah mengalami pertumbuhan yang paling cepat ketika disiram oleh air leri.     
Air cucian beras berpengaruh terhadap kesuburan perkecambahan kacang tanah. Hal ini terbukti dari panjang batang tanaman kacang tanah yang disiram menggunakan air cucian beras lebih panjang dari pada panjang tanaman kacang tanah yang disiram menggunakan air tawar dan air teh.
Begitupun sebaliknya dengan jumlah daun tanaman kacang tanah. Tanaman kacang tanah yang disiram menggunakan air cucian beras jumlah daunnya lebih banyak dari pada jumlah daun yang disiram menggunakan air tawar dan air teh.

          Pertumbuhan perkecambahan kacang tanah yang disiram menggunakan air beras mengalami pertumbuhan yang lebih cepat dari pada pertumbuhan perkecambahan kacang tanah yang disiram menggunakan air tawar (PDAM) dan teh.  Pertumbuhan perkecambahan kacang tanah yang disiram menggunakan air beras sangat lah baik, karena dari segi ukuran panjang batang yang di bandingkan dengan pertumbuhan perkecambahan kacang tanah yang disiram menggunakan air tawar dan teh  sangat berbeda, kacang tanah yang disiram menggunakan air beras mempunyai panajng 24 cm pada hari ke tigat belas, kacang tanah yang disiram menggunakan air teh mempunyai panjang 22 cm pada hari ke tigat belas, sedangkan kacang tanah yang disiram menggunakan air tawar hanya memiliki panjang  20cm pada hari ke tiga belas.
         
          Begitupun sebaliknya, banyaknya daun atau jumlah daun yang disiram menggunakan air beras lebih banyak kebanding kacang tanah yang disiram menggunakan air tawar(PDAM) dan teh. Jumlah daun yang disiram dengan air cucian beras pada hari ke tiga belas sebanyak 34 daun, sedangkan jumlah daun kacang tanah yang disiram menggunakan air tawar (PDAM) pada hari ke empat belas sebanyak 23, sedangkan jumlah daun kacang tanah yang disiram menggunakan air teh  pada hari ke tiga belas sebanyak 21
         
          Untuk itu, pertumbuhan perkecambahan kacang tanah yang disiram menggunakan air cucian beras sangatlah baik,  karena dapat tumbuh subur. Menurut referensi, air cucian beras mengandung Vitamin B1, Vitamin B6, dan Vitamin B12 yang berfungsi sebagai katalis sebagai proses asimulasi karbon (fotosintesis).



BAB. V KESIMPULAN DAN SARAN

A.    Kesimpulan
   
    Berdasarkan hasil pengamatan, dapat disimpulkan bahwa pemberian jenis air yang berbeda memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan kacang tanah, karena setiap air memiliki kandungan zat maupun mineral yang berbeda.

    Air adalah salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. Walaupun ada banyak faktor lain selain air, tetapi air memegang peranan yang cukup besar dalam pertumbuhan kacang tanah. Dari 3 jenis air yang dicoba, yaitu air biasa, air leri, dan air teh, air yang paling baik untuk pertumbuhan kacang tanah adalah air leri.

B.     Saran
   
Dalam melakukan praktikum sering kali mengalami beberapa kendala dan beberapa kesalahan oleh karena itu saran yang dapat di berikan sebagai berikut :
1.      Fotolah langkah demi langkah pratikum, alat dan bahan serta tanaman yang diteliti sebagai dokumentasi
2.      Catat dan ukur lah hasil dari pengamatan setiap hari selama kurun waktu yang telah direncanakan
3.      Tingkatkan ketelitian dalam melakukan pengamatan